Gema Zikir dan Doa Kebangsaan Awali Rangkaian HUT ke-81 RI
MalutTrend.Com, JAKARTA – Kekeramatan Agustus sebagai bulan kemerdekaan diawali dengan zikir dan doa kebangsaan yang dilaksanakan di Lapangan Monas Jakarta, Sabtu (1/8/2026) malam. Hajatan ini diprakarsai Kementerian Agama RI dan dihadiri para tokoh lintas agama dan lebih dari 100 ribu jamaah.
Zikir dan doa bersama lintas agama itu diawali dengan lantunan shalawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf setelah khataman Al-Qur’an dan salat Magrib berjamaah.
Mengutip kemenag.go.id–situs resmi Kementerian Agama RI, hajatan spiritual itu dipimpin langsung dipimpin langsung oleh Menteri Agama (Menag) Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. bersama sejumlah pemuka agama dari enam agama resmi di Indonesia.
Nasaruddin Umar dalam sambutan pembukaan acara, sebelumnya menyampaikan permohonan maaf serta salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto yang batal hadir langsung karena harus menuntaskan tugas kenegaraan yang mendesak
Pada kesempatan itu, Menag juga mengutarakan tentang capaian Indeks Kerukunan Umat Beragama Indonesia yang meningkat menjadi 77,89. “Angka ini sangat membanggakan karena merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah berdirinya negara dan berhasil melampaui target RPJM,” tukasnya.
Ia memberi apresiasi secara khusus kepada seluruh pemuka agama yang konsisten merawat harmoni. “Kerukunan adalah modal dasar utama pembangunan nasional,” tandasnya lagi.
Menag mengingatkan bahwa kekuatan bangsa tidak hanya bertumpu pada ekonomi dan teknologi. “Bangsa yang besar juga digerakkan oleh kekuatan doa, keluhuran akhlak, dan persatuan batin elemen masyarakat,” pungkasnya dalam sambutan tersebut.

Dihadiri Umat dari 6 Agama Resmi
Selain shalawat dan salat berjamaah, hajatan ini juga diisi dengan penampilan paduan suara dan hadrah. Selain umat Islam, hajatan ini juga dihadiri umat Kristen, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghucu.
“Doa adalah kekuatan spiritual yang menyertai setiap ikhtiar bangsa. Melalui zikir dan doa bersama lintas agama ini, kita memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Esa agar Indonesia senantiasa dimudahkan dalam mewujudkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutur Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin.
Ia mengatakan, zikir dan doa kebangsaan menjadi momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa dalam menyambut Bulan Kemerdekaan RI. “Kegiatan ini juga diharapkan memperkuat persaudaraan lintas umat beragama serta semangat gotong royong dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” jelasnya.(*/@ba)











