Multi Talenta! Nabila Jeng Hemas: Dari Medali Emas Tinju hingga Podium Wisuda Unkhair
MalutTrend.Com, TERNATE — Mengenakan toga dengan senyum terkembang di wisuda Universitas Khairun (Unkhair) hari ini, siapa sangka gadis multi talenta ini adalah mantan petarung tangguh yang pernah mengharumkan nama Ternate di ring tinju. Ia adalah Nabila Jeng Hemas.
Lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang duduk di antara ratusan sarjana baru ini memiliki penampilan yang anggun—jauh dari kesan petinju. Tapi faktanya, selama menempuh pendidikan di jenjang SMP dan SMA, dia bertarung di ring tinju. Tahun 2018, Nabila menyumbang medali emas untuk kontingen Kota Ternate dalam POPDA IX.
Saat itu, Nabila yang tercatat sebagai siswi SMK Binter Ternate itu emas tepat pada momen hari ulang tahunnya, 4 April. “Itu momen yang membuat saya bangga sekaligus terharu karena setelah itu saya diberi ucapan selamat dari para pejabat yang hadir,” tuturnya kepada MalutTrend.Com, jelang mengikuti prosesi wisuda, Sabtu (22/8/2026) di kampus Unkhair.

Usai menjuarai tinju wanita di POPDA IX, Nabila menjadi salah satu atlet dari Kota Ternate yang memperkuat kontingen Maluku Utara dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) pada September 2018 di Semarang, Jawa Tengah.
Menolak Peluang Jadi Paskibraka
Bahkan, ada cerita menarik di balik kecintaannya pada olahraga tinju. Hanya karena fokus mempersiapkan diri mengikuti Kejuaraan Tinju Kapolri Cup II pada Juli 2018 di Manado, Nabila terpaksa menolak masuk sebagai Paskibraka Maluku Utara, padahal saat itu dia terpilih sebagai pembawa baki untuk upacara HUT Kemerdekaan 17 Agustus.
“Waktu itu, saya dilematis. Paskibraka sangat saya dambakan. Tapi tampil di Kejuaraan Tinju Kapolri Cup yang melibatkan atlet internasional dari berbagai angkatan dan daerah juga sebuah panggilan. Dan, saat itu—setiap atlet sudah memasuki konsentrasi latihan. Ya, akhirnya tinju yang jadi pilihan,” tukas gadis yang memulai sebagai atlet cabang atletik lari 100 meter dan lompat jauh sejak di bangku SD hingga awal SMP.

Pilihan-pilihan sulit dan prestasi besar yang ia torehkan semasa mengenakan seragam SMK Binter Ternate ini memperlihatkan dedikasi luar biasa seorang atlet, sebelum akhirnya ia memutuskan fokus ke dunia akademik hingga kini diwisuda hari ini.
Selama studi di Unkhair, gadis berdarah Jawa-Manado yang lahir di Ternate ini tidak berhenti mengasah talentanya. Meninggalkan dunia olahraga berat, dia beralih ke broadcast. Bermodalkan kemampuan public speking, Nabila sempat menjadi penyiar di salah satu televisi lokal di Ternate.
Tak hanya itu, dia kerap mengisi forum-forum kewirausahaan kalangan gen-Z. “Pekerjaan yang saya lakoni sejak kuliah hingga saat ini adalah bisnis secara online. Untuk sementara lebih fokus reseller berbagai produk. Tapi saya berkeinginan suatu saat bisa melahirkan produk yang spesifik,” tuturnya.(@ba_is)














