PUISI: Harapan yang Berakar di Bumi Pertiwi

Desain visual diolah via AI

‎Ibu Pertiwi,

‎Aku memimpikan negerimu.

‎Yang laut serta sungainya tak lagi tercekik oleh sampah.

‎Yang hutan-hutannya tetap rimbun, tak habis ditebang.

‎Yang setiap langkah menuju rumah tak lagi dibayangi rasa takut, bahkan ketika malam memeluk sunyi.

‎Aku memimpikan negerimu.

‎Negeri yang hukum berdiri tegak, bukan berlutut pada uang dan kekuasaan.

‎Yang para pemimpinnya lebih takut kehilangan amanah ketimbang kehilangan kedudukan.

‎Yang perbedaan tak lagi dipelihara menjadi bara kebencian, melainkan dirajut menjadi kekuatan.

‎Yang suara rakyat tak lagi tenggelam di dalam riuh kepentingan.

‎Ibu Pertiwi,

‎Kelak, saat anak cucu kembali membuka lembar masa lalu negeri ini,

‎semoga yang mereka temukan bukanlah pilu yang diwariskan negeri ini,

‎melainkan kehormatan di negeri yang mereka sebut tanah air.

Profil Penulis:

Nama: Asty Arthika Ahsan

Alamat: Desa Wawama Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai

Asal sekolah: SMA Negeri 1 Pulau Morotai

Kelas: 10-2

Hobi: Baca novel

Cita cita: dokter spesialis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup