1 Korban Erupsi Dukono Berhasil Dievakuasi, Angel Karyawan PT Pertamina di Ternate

Keterangan pers Basarnas Malut, Pangdam XVI/Pattimura, dan Bupati Halut tentang evakuasi 1 korban erupsi Dukono. (foto: rif)

MalutTrend.Com, TOBELO – Satu korban letusan Dukono, Halmahera Utara (Halut) berhasil dievakuasi tim SAR gabungan, Sabtu (9/5/2026) sore menjelang malam. Jenazah korban ditemukan sekitar 1 Km dari kawah yang masih menyemburkan debu vulkanik.

Evakuasi 1 dari 3 korban letusan Dukono yang dinyatakan hilang saat pendakian Jumat, 8 Mei 2026 ini berjenis kelamin perempuan. Kepala Basarnas Maluku Utara, Iwan Ramdani, SE, MM kepada wartawan memberikan penjelasan didampingi Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, dan Bupati Halut  Piet Hein Babua di Posko SAR Gabungan Gunung Dukono Desa Mamuya.

Menjawab pertanyaan wartawan, Pangdam Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto menjelaskan tentang strategi pencarian dan evakuasi 2 korban lainnya yang belum ditemukan. Termasuk menambah menambah personil yang akan bergabung dengan Tim SAR gabungan.

Iwan Mardani belum merinci identitas korban karena harus dilakukan langkah identifikasi. Namun, dari ciri-ciri dan jenis kelamin korban, bisa diketahui korban yang berhasil dievakuasi adalah Angel Crishela Pradita. Korban merupakan 1 di antara 3 pendaki yang dinyatakan pada Jumat kemarin.

Dua korban erupsi Dukono sejauh ini dilaporkan telah terdeteksi keberadaan mereka. Namun kondisi medan yang berat akibat semburan debu vulkanik dan hujan, tim SAR gabungan masih belum berhasil melakukan evakuasi.

Informasi yang dihimpun MalutTrend.Com menyebutkan, Angel yang ikut dalam pendakian Dukono itu merupakan salah satu karyawan PT Pertamina di Ternate. Selain Angel, ada juga rekannya sesama karyawan yang ikut dalam kegiatan itu.

Reza Selang, salah satu anggota Mapala Esa yang disebut sebagai pemandu ekspedisi pendakian berhasil dievakuasi pada Jumat (8/5) bersama 16 pendaki lainnya—termasuk 7 warga negara Singapura.

Dalam keterangannya kepada tim SAR sesaat setelah dievakuasi, Reza menggambarkan detik-detik pascaerupsi. Dia melihat posisi Angel yang saat itu tertimbun material gunung.

Selain pengakuan Reza —yang hingga berita ini tayang masih dimintai keterangan di Polres Halut—sejumlah netizen ramai meng-uploud ucapan duka cita atas berpulangnya Angel Crishela Pradita melalui media sosial.

Salah satu pimpinan PT Pertamina di Ternate yang dimintai konfirmasinya tentang status Angel melalui pesan singkat WhatsApp belum direspons hingga berita ini di-pubilsh.

Jenazah korban erupsi Dukono yang berhasil dievakuasi itu kini berada di RSUD Tobelo untuk selanjutnya akan diidentifikasi.

Selain Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, Danrem 152/Baabullah Ternate, Brigjen TNI Enoh Solehudin, S.E, dan Bupati Halut Piet Hein Babua yang memantau pencarian dan evakuasi korban, juga terlihat perwakilan Kedubes Singapura untuk Indonesia dan pimpinan Pertamina Ternate.(rif/@ba)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup