Warga Masih Mengungsi, Ini Data Kerusakan Bangunan di Batang Dua Akibat Gempa M 7,6
MalutTrend.Com, TERNATE – Hingga malam ini, warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Pulau Batang Dua masih mengungsi. Selain takut gempa susulan dan tsunami, beberapa warga belum bisa menempati rumah yang rusak akibat gempa pada Kamis (2/4/2026) pukul 07.48 WIT pagi tadi.
Kecamatan Batang Dua merupakan wilayah dominan terdampak gempa. Warga yang dominan bermukim di pesisir dan dekat dengan pusat gempa itu berhamburan keluar rumah. Mereka juga panik karena terjadi pergerakan air laut pasca gempa. Kekhawatiran tsunami yang diikuti dengan peringatan siaga dari BMKG membuat warga langsung mencari daerah ketinggian.

“Sampai saat ini, masih ada warga yang mengungsi di daerah ketinggian. Sebagian lagi mengungsi di halaman sekolah,” jelas Camat Pulau Batang Dua, Robby Kaloca yang dihubungi MalutTrend.Com, malam ini.
Gempa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, siang hari pasca gempa, tim medis dari Puskesmas terjun langsung menangani kondisi kesehatan warga yang mengungsi.
Dari jumlah bangunan dan tingkat kerusakan akibat gempa di Kecamatan Pulau Batang Dua, wilayah ini tercatat paling besar mengalami dampak.

Gempa ini menimbulkan kerusakan bangunan berupa rumah ibadah dan rumah warga di 6 kelurahan di wilayah Pulau Batang Dua. Tercatat ada 9 rumah ibadah yang mengalami kerusakan baik berat, sedang, maupun ringan. Demikian halnya ratusan rumah warga mengalami kerusakan berat, sedang, dan ringan.
Berikut data kerusakan bangunan dan kategori tingkat kerusakan di Kecamatan Pulau Batang Dua yang disampaikan Camat Pulau Batang Dua:
- Kelurahan Lelewi:
– Bangunan Gereja Kalvari Imanuel/rusak berat
– Bangunan Gereja GPdI/rusak sedang
– Bangunan Gereja GBI/rusak ringan
– 19 Rumah Warga/rusak berat
– 35 Rumah Warga/rusak sedang
– 35 Rumah Warga/rusak ringan
- Kelurahan Bido :
– Bangunan Gereja Kalvari Filadelfia/rusak sedang
– 9 Rumah Warga/rusak berat
– 18 Rumah Warga/rusak ringan
- Kelurahan Pante Sagu :
– Bangunan Gereja Kalvari/rusak ringan
- Kelurahan Tifure:
– Bangunan Gereja GPM/rusak ringan
– 7 Rumah Warga/rusak ringan
- Kelurahan Perum Bersatu:
– 1 Rumah Warga/rusak berat
– 5 Rumah Warga/rusak sedang
– 5 Rumah Warga/rusak ringan
- Kelurahan Mayau:
– Bangunan Gereja GPM/rusak berat
– Bangunan Gereja GBI/rusak berat
– Bangunan Gereja GMIH/rusak ringan
– 40 Rumah Warga/rusak berat
– 37 Rumah Warga/rusak ringan.
Laporan: Ismit Alkatiri











