5 Batu Mulia Indonesia Bakal Tren di Tahun Kuda Api; Chrysocolla-Chalcedony Bacan Ada di Mana?

Jalaludin dari KGC (Kieraha Gems Center) Maluku Utara.

MalutTrend.Com, TERNATE – Pengamat Gemstone Indonesia, Sumarni Paramita memprediksi 5 batu mulia bakal tren di Tahun Kuda Api, 2026.  Hasil riset dan data yang dianalisis Owner Adamas Gemological Laboratory ini menyebutkan, lima jenis batu dari 5 daerah di Indonesia melalui akunnya di salah satu media sosial.

Kelima batu mulia itu adalah Kecubung (Amatis) asal Kalimantan, Giok Aceh (Nephrite Jude),  Sungai Dareh (Idocrase) asal Sumatera Barat, Kalimaya (Opal) asal Banten, dan Batu Bacan (Chrysocolla Chalcedony) asal Maluku Utara.

Dari kelima jenis batu mulia yang bakal nge-tren di 2026 ini, masing-masing memiliki kualifikasi teratas. Lalu, posisi Batu Bacan ada d mana? Sumarni memosisikan batu asal Pulau Kasiruta di urutan pertama terpopuler untuk para kolektor.

Dia menilai, batu dari gugusan Pulau Bacan ini popularitasnya cukup lama dan belum tergeser dibanding keempat jenis batu lain yang disukai kolektor.

Bacan coklat encer dalam proses ke hijau. Salah satu jenis batu yang diminati kolektor.

Pesona Coklat Encer

Di kalangan pemain batu lokal di Malut, Batu Bacan memang paling diminati para kolektor dalam dan luar negeri. Jalaludin, members Kieraha Gems  Center (KGC) Maluku Utara mengaku, tren Batu Bacan di kalangan pemakai saat ini adalah batu super natural.

Di kalangan kolektor, owner Jalaludin Gemstone ini mengaku cenderung memburu Bacan coklat encer dari jenis Bacan Doko. “Ini dari jenis majiko super dan lokbar super. Coklat encer bisa berproses ke hijau clean dan tidak meninggalkan sisa serat. Batu ini unik dan terbilang langka,” jelasnya kepada MalutTrend.Com, Jumat (13/2/2026).

Karena langka dan kuatnya pesona Batu Bacan, harga di  gak ada sisa seratBisa proses ke warna hijau yang salah satu keunikan dan termasuk langka di kalangan kolektor dan pemakainya pun masih tertinggi.

Menurutnya, untuk jenis Bacan super di kalangan kolektor saat ini kisaran Rp30 juta. “Tergantung ukuran. Yang pasti performa batunya ada pada pola serat alami yang unik dan menarik,” tambahnya.

Sementara di beberapa bursa batu mulia di Indonesia juga mencatat harga Batu Bacan super saat ini berada di kisaran Rp20 juta hingga Rp50 juta (ukuran standar internasional).(@ba_is)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup